cipt: Anang
Lentera yang menghiasi senja menjadi saksi
Saat kaurebahkan tubuhmu di sisi aku
Bercumbu berdua mesra hingga kau tersadar
Bahwa ini tak pernah baik untukmu dan aku
Maafkan, tak bisa kuberi
Ikatan yang dulu kauinginkan
Yang kubutuhkan hanya waktu
Kutahu kau tak bisa menunggu
Kini yang tersisa
Serindu yang tak pernah terjawab
Dan kau pun menghilang
Dan tak ingin bertemu dengan diriku, oh…
Meski tak pernah kauucap selamat tinggal
Tak juga kurasa ada hadirmu lagi
Diriku ucapkan, ‘ku tak bisa terus
‘Ku tak ada daya, walau ada cinta
NIM alias Nomor Induk Mahasiswa adalah sebuah index yang menandai seorang mahasiswa dari masuknya sampai keluarnya dia dari jenjang pendidikan universitas…. Dan NIM ku adalah… jeng jeng jeng 29107301!
lupakan 5 angka di depan… dan menghasilkan angka 301, 3 adalah untuk gelombang masuk yaitu gelombang 3 dan urutannya adalah 01! hahahahaha satu lagi nim cantik untuk penulis
Artinya secara tidak langsung adalah penulis adalah orang yang paling rajin di angkatan penulis… karena penulis mengantri paling awal dibandingkan mereka…
tapi kenyataannya penulis mulai mengantri sekitar jam 10 pagi, dan ternyata merupakan orang pertama yang mengantri untuk mendapatkan NIM… wew hal yang berbeda ketika penulis mendapatkan NIM S-1 di perguruan tinggi yang sama. Penulis masih ingat bagaimana penulis bangun (tepatnya dibangunkan) oleh Papa penulis jam 5 subuh untuk mulai bersiap dan sampai di kampus sekitar jam 6 pagi dan telah melihat sekitar 30 meter antrian mahasiswa baru… Dan sialnya dari 30 meter antrian tersebut terdapat 19 orang mahasiswa jurusan informatika juga, alhasil penulis hanya mendapatkan NIM 13502020… Tapi ternyata NIM itu cukup cantik juga lho…. karena dapat disingkat dengan 02020, NIM paliendrom untuk angkatan paliendrom 2002… nim paliendrom di angkatan paliendrom… hehehe kejadian 100 tahun sekali tuh
. Anyway ga nyangka ternyata dapat nim 1, apalagi penulis pikir sudah cukup telat untuk mendaftar ternyata…. hehehe, mungkin sudah berbeda jauh pola pikir mahasiswa S-1 dan S-2…